Posted by: dapaloka on: November 18, 2008
Sepasang mata anak manusia menerawang di antara reng atap rumahnya yang tak berplafon. Reng-reng itu dihiasi sarang laba-laba berwarna hitam diterpa asap dapur. Tatapannya seakan menghantar dia ke peziarahan masa silam dan impian masa depan menembus seng atap rumah yang sudah karatan dimakan usia. Sejenak kemudian kedua mata itu beralih pandangan ke dinding bambu ruang [...]
Recent Comments