Dapaloka’s Blog

Guru Alo, Potret Seorang Guru Pejuang

Posted by: dapaloka on: November 18, 2008

Sepasang mata anak manusia menerawang di antara reng atap rumahnya yang tak berplafon. Reng-reng itu dihiasi sarang laba-laba berwarna hitam diterpa asap dapur. Tatapannya seakan menghantar dia ke peziarahan masa silam dan impian masa depan menembus seng atap rumah yang sudah karatan dimakan usia. Sejenak kemudian kedua mata itu beralih pandangan ke dinding bambu ruang tamu. Pada dinding reot itu tergantung sebuah salib Tuhan Yesus pemberian seorang misionaris Eropa. Selama beberapa menit tatapan itu tidak beralih dari salib yang berhias daun palma dari upacara Minggu Palma atau minggu daun-daun tahun lalu.

Sepasang mata yang sudah rabun itu adalah milik Aloysius Bulu Malo (66 thn), seorang pensiunan guru SD asal Paroki Kristus Raja Waimangura, Sumba Barat-NTT. Kepada Yesus yang bergantung di salib, Guru Alo, demikian ia disapa seakan ingin menyerahkan jejak-jejak peziarahan dan impiannya yang entah kapan akan ia tuntaskan. Usianya belum terbilang uzur namun penyakit yang dideritanya menyebabkan kondisi badannya lemah dan banyak tak berdaya. Read the rest of this entry »

La Rende Abadi dengan Kuda Sumba

Posted by: dapaloka on: November 17, 2008

Ungkapan “kematian datang seperti pencuri di waktu malam” kian menemui kebenaran. Tanpa diduga-duga, Umbu Mehang Kunda, bupati Sumba Timur kembali ke haribaan Sang Pencipta secara tak terduga. Bayangkan! Baru dua hari Sylvia Anggraeni, istri Umbu Mehang yang tengah berada di Jakarta pulang ke Sumba. Menurut rencana, Mehang bersama istri dan keluarga akan menghadiri pemakaman seorang kakaknya yang baru saja meninggal. Tapi apa yang terjadi? Sehari atau bahkan beberapa jam sebelum jadwal pemakaman sang kakak (pada 2 Agustus), Umbu Mehang justru menghembuskan nafasnya yang terakhir pada 1 Agustus dini hari sekitar pukul 1.05 Witeng di klinik Immanuel, Waingapu, Sumba Timur. “Saya sama sekali tidak menyangka Pak Mehang akan pergi. Bahkan mungkin dia sendiri tidak menyangka,” ujar Sylvia ketika dihubungi via telepon selulernya. Read the rest of this entry »

Dr. rer. nat. Kebamoto, Berkat Keinginan Menebus Kemiskinan

Posted by: dapaloka on: November 15, 2008

Tanpa baju seragam dan bertelanjang kaki. Tidak mandi pagi saat berangkat sekolah karena terlalu dingin. Lalu ketika perut sudah lapar pada siang hari, ia hanya makan buah mangga dari kebun teman dekat sekolah. Sepulang sekolah dengan kaki-kaki mungil dan kulit legam ia bermain bersama teman-teman di padang rumput. Dan ketika hari sudah sore,dia pulang ke rumah setelah makan seadanya—bisa jadi hanya makan ubi—lalu tidur. Belajar? Tidak mungkin sebab tidak punya buku. Modalnya hanya “dengar-dengar” di kelas.

Read the rest of this entry »

Kafe Baca, Alternatif Wisata Makassar

Posted by: dapaloka on: November 15, 2008

Makassar adalah salah satu kota yang sedang tekun berbenah saat. Ketika penulis bertandang ke kota ini beberapa waktu lalu, terdapat banyak perkembangan yang terjadi dibanding dua tahun lalu. Pintu gerbang (Bandara) masuk ke kota tempat Pangeran Diponegoro pernah diasingkan ini berubah dengan wajah dan tampilan yang jauh lebih memikat. “Very beautiful. I think it’s more confortable,” ungkap Anne, seorang turis asing dari Jerman yang satu pesawat dengan penulis dari Jakarta. Read the rest of this entry »

Hello world!

Posted by: dapaloka on: November 15, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 

December 2009
M T W T F S S
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

Recent Comments

dapaloka on About
Mr WordPress on Hello world!

Blog Stats

  • 160 hits

Top Clicks

  • None

Top Posts

  • None